Tahukah Anda bahwa ada berbagai komponen di dalam sistem keamanan gedung? Agar sistem keamanannya dapat bekerja secara optimal, semua komponen tersebut harus bisa berfungsi secara optimal, baik sendiri-sendiri maupun secara bersamaan.

Kalau begitu, apa saja ya komponen yang umum ditemukan di dalam sistem keamanan gedung? Cek daftar berikut ini untuk temukan jawabannya, ya!

5 Komponen Umum Sistem Keamanan Gedung

Berikut ini adalah 5 jenis komponen yang umumnya digunakan di dalam sistem keamanan, termasuk untuk gedung seperti gedung perkantoran maupun komersial.

1. Sensor gerakan

Seperti yang ditunjukkan oleh namanya, sensor gerakan berfungsi untuk mendeteksi adanya pergerakan yang terjadi di sekitar, tepatnya gerakan-gerakan yang mencurigakan. Maka dari itu, sensor gerakan atau motion sensor ini bisa dibilang merupakan salah satu komponen penting di dalam sistem keamanan. Tapi, menariknya sensor gerak sekarang punya lebih banyak fungsi. Misalnya menyalakan lampu, mengaktifkan kamera, hingga mengaktifkan alarm.

2. Sistem alarm kebakaran

Sistem yang satu ini barangkali tak perlu dijelaskan lebih jauh lagi, apalagi untuk gedung komersial atau perkantoran di mana sistem keamanan kebakaran wajib ada. Dan saat ini, sistem alarm kebakaran sudah berkembang jadi semakin canggih sehingga bisa meminimalisir risiko peringatan keliru dan mendeteksi asap maupun api dengan lebih cepat.

3. Sistem pengawasan

Sistem yang satu ini biasanya tersedia dalam bentuk pengawasan video, yang memainkan peran krusial dalam sistem keamanan. Bahkan, bisa dibilang semua gedung komersial dan perkantoran sudah memiliki komponen yang satu ini, meskipun hanya dipasang di pintu keluar-masuk sekalipun. Sistem pengawasan zaman sekarang juga semakin canggih dan memiliki lebih banyak fitur. Misalnya penyimpanan cloud, live streaming, hingga kamera outdoor berteknologi tinggi.

4. Detektor kaca pecah

Detektor ini dapat mendeteksi frekuensi atau berapa kali kaca menghasilkan suara pecah dan mengaktifkan alarm. Oleh karena itu, komponen ini sangat berguna untuk memberikan peringatan apabila ada oknum asing yang membobol masuk ke dalam gedung dengan cara memecah jendela atau pintu kaca. Pemasangannya sangat simpel dan ukurannya biasanya terbilang mini. Dari segi harga, detektor ini juga bisa dibilang terjangkau.

5. Detektor karbon monoksida

Di samping asap dan api, karbon monoksida (CO) juga merupakan salah satu sumber risiko bahaya keselamatan yang harus diantisipasi. Apalagi gas yang satu ini tidak berbau, tidak berwarna, dan tidak berasa. Artinya, tidak ada satupun orang yang sadar jika ada gas beracun ini yang sudah terlanjur menumpuk di dalam ruangan. Maka dari itu, detektor karbon monoksida perlu dipasang.

Tentu saja kelima komponen di atas hanyalah beberapa komponen saja dari sederet pilihan yang ada di pasaran. Akan tetapi kelimanya saja sudah bisa dibilang memadai untuk menjamin keamanan gedung.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to Top